🎯 Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:
- Menjelaskan pengertian percabangan dalam pemrograman dengan bahasa sendiri.
- Menjelaskan fungsi
if,elif, danelse. - Menggunakan operator perbandingan untuk membuat kondisi.
- Menggunakan operator logika
and,or, dannot. - Membuat percabangan bertingkat untuk mengambil keputusan yang lebih dari satu kondisi.
- Menjalankan program Python melalui Google Colab.
- Membuat program penentu kelulusan siswa berdasarkan nama dan nilai.
☁️ Mengenal Google Colab
Google Colab adalah lingkungan pemrograman berbasis web yang memungkinkan kita menulis dan menjalankan kode Python langsung dari browser. Untuk materi ini, kita menggunakan Colab agar siswa dapat fokus belajar Python tanpa harus memasang Python secara manual di komputer.
Langkah membuka Google Colab
Program pertama
print("Halo, saya sedang belajar percabangan Python!")
print("Saya menggunakan Google Colab."):, tanda kurung, serta indentasi.🧠 Apa Itu Percabangan?
Percabangan adalah struktur program yang digunakan ketika komputer harus mengambil keputusan berdasarkan suatu kondisi.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering membuat keputusan seperti:
- Jika hujan, maka membawa payung.
- Jika baterai HP habis, maka mengisi daya.
- Jika nilai mencapai batas tertentu, maka siswa dinyatakan lulus.
Python menggunakan if, elif, dan else untuk membuat keputusan. Dalam satu rangkaian if–elif–else, Python memeriksa kondisi dari atas ke bawah dan menjalankan blok yang sesuai. Jika semua kondisi bernilai salah, bagian else dapat dijalankan. citeturn0search0turn0search3
🔹 Percabangan if
Bentuk paling sederhana adalah if. Artinya: jika kondisi benar, jalankan perintah.
Contoh sederhana
nilai = 80
if nilai >= 75:
print("Nilai memenuhi batas lulus.")Bagaimana Python membacanya?
- Variabel
nilaiberisi angka80. - Python memeriksa apakah
nilai >= 75. - 80 memang lebih besar atau sama dengan 75.
- Kondisi bernilai True.
- Python menjalankan
print().
if harus ada tanda :. Baris perintah di bawahnya juga harus diberi indentasi.Contoh jika kondisi tidak terpenuhi
nilai = 60
if nilai >= 75:
print("Lulus")Pada contoh tersebut tidak ada output karena kondisi nilai >= 75 bernilai False. Jika kita ingin memberi perintah saat kondisi salah, gunakan else.
🔹 Percabangan if–else
if–else digunakan ketika ada dua kemungkinan utama: kondisi benar atau kondisi salah.
nilai = 60
if nilai >= 75:
print("Lulus")
else:
print("Tidak lulus")Cara berpikirnya
| Kondisi | Hasil |
|---|---|
| Nilai ≥ 75 | Lulus |
| Nilai < 75 | Tidak lulus |
🔹 Percabangan if–elif–else
Jika program mempunyai lebih dari dua kemungkinan, kita dapat menggunakan elif.
nilai = 86
if nilai >= 90:
print("Predikat A")
elif nilai >= 80:
print("Predikat B")
elif nilai >= 70:
print("Predikat C")
else:
print("Predikat D")Karena nilai adalah 86:
86 >= 90→ salah.86 >= 80→ benar.- Python menjalankan
print("Predikat B"). - Python tidak perlu memeriksa cabang berikutnya.
🔍 Operator Perbandingan
Operator perbandingan digunakan untuk membuat kondisi. Hasil perbandingan adalah nilai Boolean: True atau False.
| Operator | Arti | Contoh | Hasil |
|---|---|---|---|
== | sama dengan | 5 == 5 | True |
!= | tidak sama dengan | 5 != 3 | True |
> | lebih besar | 8 > 5 | True |
< | lebih kecil | 3 < 5 | True |
>= | lebih besar atau sama dengan | 75 >= 75 | True |
<= | lebih kecil atau sama dengan | 70 <= 75 | True |
= digunakan untuk memberikan nilai kepada variabel, sedangkan == digunakan untuk membandingkan dua nilai.umur = 17
print(umur >= 17)
print(umur == 17)
print(umur < 17)🧩 Operator Logika: and, or, not
Operator logika digunakan ketika sebuah keputusan membutuhkan lebih dari satu kondisi.
| Operator | Makna mudah | Contoh |
|---|---|---|
and | semua kondisi harus benar | nilai >= 75 and kehadiran >= 80 |
or | salah satu kondisi benar sudah cukup | hari == "Sabtu" or hari == "Minggu" |
not | membalik nilai benar/salah | not terlambat |
Contoh and
nilai = 80
kehadiran = 90
if nilai >= 75 and kehadiran >= 80:
print("Memenuhi syarat kelulusan")Syarat di atas harus terpenuhi keduanya. Jika nilai cukup tetapi kehadiran kurang, kondisi keseluruhan bernilai False.
Contoh or
hari = "Minggu"
if hari == "Sabtu" or hari == "Minggu":
print("Hari libur")🌳 Percabangan Bertingkat
Percabangan bertingkat adalah kondisi yang memiliki percabangan lain di dalamnya. Struktur ini berguna ketika keputusan kedua hanya perlu diperiksa setelah keputusan pertama terpenuhi.
Contoh sederhana
nilai = 85
if nilai >= 75:
print("Nilai memenuhi batas lulus.")
if nilai >= 90:
print("Predikat A")
else:
print("Belum mencapai predikat A")
else:
print("Tidak lulus")Penjelasan langkah demi langkah
- Program memeriksa apakah nilai minimal 75.
- Jika tidak, program langsung menampilkan “Tidak lulus”.
- Jika ya, program masuk ke percabangan di dalamnya.
- Program kemudian memeriksa apakah nilai minimal 90.
- Jika ya, tampilkan “Predikat A”. Jika tidak, tampilkan “Belum mencapai predikat A”.
if–elif–else biasanya lebih sederhana.Kesalahan yang sering terjadi
:Setiap if, elif, dan else membutuhkan titik dua.=Gunakan == untuk membandingkan nilai.🎯 Proyek Mini: Program Penentu Kelulusan Siswa
Setelah memahami if, elif, else, operator perbandingan, dan operator logika, sekarang kita membuat program yang lebih lengkap.
10.1 Tujuan proyek
Program akan meminta pengguna memasukkan nama dan nilai. Setelah itu program menentukan predikat dan keterangan lulus/tidak lulus.
10.2 Input
- Nama siswa
- Nilai siswa
10.3 Aturan nilai
| Rentang Nilai | Predikat | Keterangan |
|---|---|---|
| 90–100 | A | Lulus |
| 80–89 | B | Lulus |
| 75–79 | C | Lulus |
| 0–74 | D | Tidak Lulus |
10.4 Kode program lengkap
nama = input("Masukkan nama siswa: ")
nilai = float(input("Masukkan nilai siswa: "))
if nilai >= 90:
predikat = "A"
keterangan = "Lulus"
elif nilai >= 80:
predikat = "B"
keterangan = "Lulus"
elif nilai >= 75:
predikat = "C"
keterangan = "Lulus"
else:
predikat = "D"
keterangan = "Tidak Lulus"
print("\n===== HASIL PENILAIAN =====")
print("Nama :", nama)
print("Nilai :", nilai)
print("Predikat :", predikat)
print("Keterangan :", keterangan)10.5 Memahami kode baris demi baris
nama = input(...) meminta pengguna memasukkan nama. Hasil input disimpan dalam variabel nama.float(input(...)) mengambil nilai dan mengubahnya menjadi angka desimal sehingga dapat dibandingkan dengan batas nilai.if nilai >= 90 memeriksa apakah nilai termasuk predikat A.elif memeriksa batas nilai berikutnya.else menetapkan predikat D dan status Tidak Lulus.print() terakhir menampilkan hasil kepada pengguna.10.6 Contoh hasil
Masukkan nama siswa: Andi
Masukkan nilai siswa: 86
===== HASIL PENILAIAN =====
Nama : Andi
Nilai : 86.0
Predikat : B
Keterangan : Lulus10.7 Versi lebih aman: validasi nilai
Program di atas masih menerima nilai di luar rentang 0–100. Kita dapat menambahkan percabangan untuk mengecek apakah input valid.
nama = input("Masukkan nama siswa: ")
nilai = float(input("Masukkan nilai siswa: "))
if nilai < 0 or nilai > 100:
print("Nilai tidak valid. Masukkan nilai 0 sampai 100.")
else:
if nilai >= 90:
predikat = "A"
keterangan = "Lulus"
elif nilai >= 80:
predikat = "B"
keterangan = "Lulus"
elif nilai >= 75:
predikat = "C"
keterangan = "Lulus"
else:
predikat = "D"
keterangan = "Tidak Lulus"
print("\n===== HASIL PENILAIAN =====")
print("Nama :", nama)
print("Nilai :", nilai)
print("Predikat :", predikat)
print("Keterangan :", keterangan)📝 Latihan Soal — 5 Pertanyaan
Kerjakan terlebih dahulu tanpa melihat pembahasan. Setelah selesai, buka bagian “Pedoman Jawaban”.
Lihat pedoman jawaban
if, elif, dan else.
Lihat pedoman jawaban
if memeriksa kondisi pertama, elif memeriksa kondisi alternatif jika kondisi sebelumnya tidak terpenuhi, sedangkan else dijalankan jika seluruh kondisi sebelumnya salah.nilai = 72
if nilai >= 75:
print("Lulus")
else:
print("Tidak Lulus")Lihat jawaban
== berbeda dengan = dalam Python?
Lihat pedoman jawaban
= digunakan untuk memberikan atau menyimpan nilai ke variabel, sedangkan == digunakan untuk membandingkan apakah dua nilai sama.Lihat jawaban
if nilai >= 75 and kehadiran >= 80:🛠️ Lima Tugas Praktik
Tugas 1 — Menentukan Bilangan Positif, Negatif, atau Nol
Buat program yang menerima satu angka. Jika angka lebih dari 0 tampilkan “Positif”, jika kurang dari 0 tampilkan “Negatif”, dan jika sama dengan 0 tampilkan “Nol”.
Output: kode program + screenshot hasil di Google Colab.
Tugas 2 — Menentukan Bilangan Ganjil atau Genap
Buat program yang menerima sebuah bilangan bulat. Gunakan operator modulus % untuk menentukan apakah bilangan tersebut genap atau ganjil.
Petunjuk: bilangan genap jika angka % 2 == 0.
Output: notebook Colab yang dapat dijalankan tanpa error.
Tugas 3 — Konversi Nilai Menjadi Predikat
Buat program yang menerima nilai 0–100 kemudian menentukan predikat:
- 90–100 = A
- 80–89 = B
- 75–79 = C
- 0–74 = D
Tambahkan validasi agar nilai di bawah 0 atau di atas 100 dianggap tidak valid.
Tugas 4 — Seleksi Siswa Mengikuti Kegiatan
Buat program dengan input nilai dan kehadiran. Siswa boleh mengikuti kegiatan jika nilai minimal 75 dan kehadiran minimal 80%.
Output: “Boleh mengikuti kegiatan” atau “Belum memenuhi syarat”.
Tugas 5 — Program Penentu Kelulusan Siswa
Kembangkan proyek mini menjadi program yang menerima:
- nama siswa
- nilai
- kehadiran
Siswa dinyatakan lulus jika nilai minimal 75 dan kehadiran minimal 80%. Program juga harus menentukan predikat A, B, C, atau D.
Output yang wajib ditampilkan: nama, nilai, kehadiran, predikat, dan keterangan lulus/tidak lulus.
Checklist Pengumpulan
📌 Ringkasan Materi
- Percabangan digunakan agar program dapat mengambil keputusan.
ifmenjalankan perintah ketika kondisi bernilai benar.elsemenjalankan perintah ketika kondisi sebelumnya salah.elifdigunakan untuk menambahkan kondisi alternatif.- Operator perbandingan antara lain
==,!=,>,<,>=, dan<=. - Operator
andmembutuhkan semua kondisi benar, sedangkanorcukup salah satu kondisi benar. - Percabangan bertingkat berarti terdapat percabangan di dalam percabangan.
- Indentasi sangat penting dalam Python karena menunjukkan blok kode.
- Google Colab dapat digunakan untuk menulis dan menjalankan kode Python melalui browser.
- Program penentu kelulusan merupakan contoh penggunaan percabangan dalam kasus nyata.
💭 Refleksi Siswa
Jawablah pertanyaan berikut setelah menyelesaikan materi:
- Apa yang dimaksud dengan percabangan?
- Kapan saya menggunakan
if–elsedan kapan menggunakanif–elif–else? - Bagian mana yang paling mudah saya pahami?
- Kesalahan coding apa yang saya alami ketika latihan di Google Colab?
- Bagaimana percabangan dapat digunakan untuk membuat program yang membantu pekerjaan manusia?
📚 Referensi
Struktur percabangan pada materi ini mengikuti sintaks Python standar untuk if, elif, dan else. Dokumentasi resmi Python menjelaskan bahwa elif merupakan bentuk singkat dari “else if”, dan bagian else bersifat opsional. citeturn0search0turn0search3
Untuk praktik, gunakan Google Colab.
Materi pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial • Python • Google Colab